KJP (Kartu Jakarta Pintar) dan Data PPLS BPS 2011

Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Sistem Pendidikan dalam pasal 5 ayat (1), menyatakan bahwa “warga masyarakat yang berusia 7 sampai 18 tahun wajib mengikuti pendidikan dasar sampai tamat”. Pasal 16 huruf (f) menyebutkan bahwa ”pemerintah daerah wajib menyediakan dana guna terselenggaranya wajib belajar 12 tahun khusunya bagi peserta didik dari keluarga tidak mampu dan anak terlantar” .
Berdasarkan peraturan daerah tersebut, Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta telah melaksanakan rintisan Wajib Belajar 12 Tahun (2007) dan selanjutnya pada tahun 2012 telah dicanangkan Wajib Belajar 12 Tahun. Untuk mewujudkan program Wajib Belajar 12 Tahun, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menjaminseluruh warga usia sekolah untuk mendapatkan pelayanan pendidikan minimal sampai jenjang pendidikan menengah dengan kebijakan pemberian dana Biaya Operasional Pendidikan (BOP) dan Biaya Personal Siswa Miskin (BPSM) guna membantu mereka agar tetap dapat mengikuti pembelajaran di sekolah dengan baik. Khusus untuk BPSM teknis penyaluranya dilakukan melalui Program Kartu Jakarta Pintar, yaitu berupa kartu ATM Bank DKI.
Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Sistem Pendidikan dalam pasal 5 ayat (1), menyatakan bahwa “warga masyarakat yang berusia 7 sampai 18 tahun wajib mengikuti pendidikan dasar sampai tamat”. Pasal 16 huruf (f) menyebutkan bahwa ”pemerintah daerah wajib menyediakan dana guna terselenggaranya wajib belajar 12 tahun khusunya bagi peserta didik dari keluarga tidak mampu dan anak terlantar” .
Berdasarkan peraturan daerah tersebut, Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta telah melaksanakan rintisan Wajib Belajar 12 Tahun (2007) dan selanjutnya pada tahun 2012 telah dicanangkan Wajib Belajar 12 Tahun. Untuk mewujudkan program Wajib Belajar 12 Tahun, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menjamin seluruh warga usia sekolah untuk mendapatkan pelayanan pendidikan minimal sampai jenjang pendidikan menengah dengan kebijakan pemberian dana Biaya Operasional Pendidikan (BOP) dan Biaya Personal Siswa Miskin (BPSM) guna membantu mereka agar tetap dapat mengikuti pembelajaran di sekolah dengan baik. Khusus untuk BPSM teknis penyaluranya dilakukan melalui Program Kartu Jakarta Pintar, yaitu berupa kartu ATM Bank DKI.
Sasaran untuk program pemberian BPSM bersumber dari hasil Pendataan Program Perlindungan Sosial (PPLS) Tahun 2011. Data penduduk Provinsi DKI Jakarta kategori 40% rumah tangga Indonesia berpenghasilan terendah tercatat 332,465 ribu jiwa yang termasuk dalam usia sekolah (7-18 tahun), dengan rincian sebagai berikut :
Hasil Pendataan Program Perlindungan Sosial Tahun 2011
Usia SM M HM RM Jumlah Keterangan

7-12 Tahun SM 84.830 M 49.913 HM 32.176 RM 3.467 Ttl 170.386 Setara SD/SDLB/MI
13-15 Tahun SM 36.996 M 26.029 HM 18.607 RM 2.220 Ttl 83.852 Setara SMP/SMPLB/MTs
16-18 Tahun SM 28.710 M 24.980 HM 21.721 RM 2.816 Ttl 78.227 Setara SMA/SMALB/SMK/SMKLB/MA
Total 150.536 100.922 72.504 8.503 332.465
Keterangan :
SM = Sangat Miskin
M = Miskin
HM = Hampir Miskin
RM = Rawan Miskin

Pemberian BPSM bagi peserta didik SD/SDLB/MI, SMP/SMPLB/MTS, SMA/SMALB/SMK/SMKLB/MA melalui Kartu Jakarta Pintar didasarkan pada perhitungan besaran unit cost per peserta didik per bulan untuk satu tahun anggaran sebagai berikut :
1. SD/SDLB/MI sebesar Rp. 180.000,- (Rp. 2.160.000/ tahun).
2. SMP/SMPLB/MTs sebesar Rp. 210.000,- (Rp. 2.520.000/ tahun).
3. SMA/SMALB/SMK/SMKLB/MA sebesar Rp. 240.000,- (Rp. 2.880.000/ tahun).
Mekanisme Pelaksanaan
1. Disdik menyerahkan data PPLS BPS sebanyak 332.465 anak usia 7 – 18 tahun dari keluarga tidak mampu sebagai calon penerima KJP kepada Seksi Dikcam melalui Sudin Pendidikan untuk diidentifikasi satuan pendidikan tempat anak bersekolah (Data dapat dilihat dan diunduh di http://disdikdki.net/news.php?tgl=2013-02-07&cat=9&id=619
2. Seksi Dikcam bersama Pengawas Paket melakukan penyisiran data PPLS dengan melibatkan Kepala Sekolah dengan dibantu operator komputer sekolah, Data sudah terkumpul di minggu ke 4 bulan Februari 2013
Yg perlu diperhatikan: Siswa di sekolah (terutama SMK, SMA, dan SMP) tempat tinggalnya tersebar di banyak Kelurahan yg tdk terbatas di satu kota administrasi, karena itu petugas/ operator di sekolah harus telaten dan teliti mencari nama siswa yg mungkin termasuk dalam data PPLS BPS berdasarkan di kelurahan mana siswa tinggal pd th 2011 (th sensus dilaksanakan). Teknisnya bisa begini : Sekolah membuat data siswa tdk mampu dan di kelurahan mana mereka tinggal di th 2011, lalu ketik nama di data PPLS kelurahan (hasil unduhan dari http://disdikdki.net/news.php?tgl=2013-02-07&cat=9&id=619 tsb maka akan terlihat hasilnya atau cara yg lain: Siswa diminta mencari namanya di data PPLS (caranya sama seperti diatas) hasilnya laporkan ke operator/petugas sekolah, lebih bagus siswa difasilitasi dengan PC/Internet di Lab Komputer sekolah.
3. Setiap satuan pendidikan merekap nama-nama peserta didik yang terdapat dalam data PPLS sebagai calon penerima KJP
4. Satuan pendidikan menyerahkan data rekapitulasi peserta didik calon penerima KJP kepada Seksi Dikcam dengan menggunakan format aplikasi pembukaan rekening ATM Bank DKI. Format aplikasi pembukaan rekening dapat diunduh di http://download.smkdki.net/index.php?dir=sumjar. Waktunya di minggu pertama bulan Maret 2013
5. Seksi Dikcam bersama Pengawas Paket melakukan verifikasi data rekapitulasi peserta didik calon penerima KJP yang diserahkan satuan pendidikan, dilakukan pada minggu ke dua bulan Maret 2013
6. Seksi Dikcam merekap data peserta didik calon penerima KJP dari seluruh satuan pendidikan dengan menggunakan format aplikasi pembukaan rekening ATM Bank DKI dan selanjutnya menyerahkan kepada Sudin Pendidikan,waktunya di minggu ke dua bulan Maret 2013
7. Sudin Pendidikan merekap data peserta didik calon penerima KJP dari seluruh Kecamatan dengan menggunakan format aplikasi pembukaan rekening ATM Bank DKI dan selanjutnya menyerahkan kepada Dinas Pendidikan . waktunya di minggu ke tiga bulan Maret 2013
8. Dinas Pendidikan merekap data peserta didik calon penerima KJP dari seluruh wilayah dengan menggunakan format aplikasi pembukaan rekening ATM Bank DKI. waktunya di minggu ke tiga bulan Maret 2013
9. Dinas Pendidikan menetapkan peserta didik penerima Kartu Jakarta Pintar Tahun 2013 dari hasil penyisiran data PPLS melalui Keputusan Kepala Dinas, di bulan Maret minggu ke tiga.
10. Dinas Pendidikan menyerahkan salinan surat keputusan penetapan peserta didik penerima Kartu Jakarta Pintar Tahun 2013 kepada Bank DKI untuk dilakukan proses pembukaan rekening ATM, waktunya di minggu ke tiga bulan Maret 2013.
Semoga jelas dan bermanfaat, selamat mencari nama siswa Ibu dan Bapak di Data PPLS BPS dengan teliti, sabar dan kerja cerdas ….

INFORMASI TAMBAHAN : Pengajuan KJP dibagi 2 tahap, thp 1 pengajuan siswa berdasarkan data PPLS BPS 2011, thp 2 pengajuan siswa berdasarkan siswa tdk mampu di luar data PPLS. U/ thp 2 hrs disertai SKTM & diajukan sekaligus dg thp 1.

About these ads

18 gagasan untuk “KJP (Kartu Jakarta Pintar) dan Data PPLS BPS 2011

  1. kenapa dalam pengurusan pembuatan kjp mendadak harus membuat sktm dalam sehari,itupun siswa disuruh pulang untuk mengurus srat sktm,sedangkan rt,rw biasanya buka malam hari,dan hari itu juga harus dikumpulan kesekolah,kok gitu ya…mana mungkin dapat sktm belum ke kelurahan.hari ini tgl22 feb2013 dan harus selesai/dikumpulkan berkas hari ini juga.lucu…

  2. Wah seharusnya tdk seperti itu Pak, yg minta SKTM ke Kelurahan tdk hrs siswa tp bisa Ortu, kita semua harus saling peduli dan mengusahakan bersama-sama, saling bahu membahu demi sang KJP …..

  3. hari senin 25/02/13 saya baru dapat kabarnya dari anak didik, hari selasa saya konfirmasi kesekolah anak saya. yaaaah sudah telat udah ga bisa.
    (mohon infonya dong bagaimana untuk mendafatkan KJP, untuk keberlangsungan pendidikan anak saya)
    salam
    warga pingiran ciliwung

  4. bagai mana cara guru/kepsek memberikan kjp terhadap siswa yang blum dapat kjp?
    apa kriteria siswa bisa mendapatkan kjp tersebut?
    karna anak saya belum mendapatkan kjp sampai sekarang?
    tolong d perhatikan pengurusan kjp tersebut supaya masyarakat tidak bingung untuk mendapatkannya
    terima kasih atas perhatiannya

  5. Hmmm,.. itulah FAKTA serta REALITA yg kerap terjadi dilapangan, dimana setlah Program atau Agenda Pemrintah sudah baik, namun masih aja ada OKNUM yg mencoba Mendramatisir atau Mempersulit Terlaksananya sebuah Program,. Sehingga lagi-lagi kaum Lemah & Rakyat jelata menjadi Kesulitan dan Bingung.. Padahal wong Namanya Program Pemrintah, mereka sebagai Pelaksana, tinggal mengarahkan atau melaksanakan sesuai Prosedur,. Lagi pula hal semacm itukan bukan Dana atau Uang mereka (para Guru),..?!! Jadi ya tinggal Laksanain aja dg penuh Kearifan dan Manusiawi,.!!!! Karna banyk KASUS yg serupa Keluhan dari pihak masyarakat.
    Kecuali ini Program Sosial tnpa Selery atau tdk di Gaji,. Wong para Guru juga dapt Gaji kan,.??
    Kalo emang Program Daerah KJP ini MENYULITKAN para GURU, ya Komplain atau Serahin aja TUGAS KJP ini kepada pihak PEMDA/Direktorat Pendidikan,..??!!

  6. Ibu, terima kasih infonya. saya sedang kuliah, dan data yang Ibu tuliskan di sini sangat berguna untuk mengerjakan tugas saya :)

    • Rencananya besok Jum’at 12 April Launching KJP diberikan ke bbrp siswa dari berbagai tingkatan sekolah dan wilayah. Selanjutnya akan diberikan kpd siswa secara bertahap, perlu waktu untuk membuat Buku Rekening dan Kartu yg jumlah begitu banyak.
      @Nisa Felicia, Alhamdulillah jika bisa membantu, sukses Mbak Nisa!

  7. Thanks , I’ve just been searching for info about this subject for ages and yours is the greatest I’ve found out till now.

    However, what about the conclusion? Are you
    certain about the supply?

  8. kenapa saya belum dapat kjp? padahal saya sudah mengisi folmulir berkali kali, sudah hampir setahun,saya butuh untuk membeli buku dan seragam

    • Tanyakan ke sekolah Bu, Anak Ibu sekolah dimana? Kalau syarat2 terpenuhi KJP bisa diterima. Di sekolah ada operator yg menangani penginputan usulan KJP Silahkan Ibu tanya mungkin ada yg terpenuhi syaratnya, terimakasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s