Satu Hikmah dari dua waktu berbeda

Pagi yang mendung,
Sesampai di kantor setelah satu jam perjalanan kulihat seorang stafku sedang berupaya menyambungkan PC di mejanya dengan internet, ternyata gagal. Seperti biasa aku harus turun tangan membantunya, ini bukan yang pertama karena setiap ada masalah dengan PC, Printer, Mesin Fax dan hal-hal sejenis belum pernah dia bisa mengatasinya sendiri, Alhamdulillah sampai saat ini aku bisa mengatasinya. Seharusnya sebagai staf dia yang tupoksinya membantuku tapi kenyataannya terbalik, yah apa mau dikata kondisi yang ada harus diterima dengan ikhlas dan keikhlasan itu ternyata justru memberikan kebaikan untukku karena boleh dibilang setiap ada kendala tekhnis dengan PC, internet dsb tiba-tiba aku punya kemampuan mengatasinya. Aku bilang tiba-tiba karena sebelumnya dan sebenarnya aku ngga punya keahlian sedikitpun tentang peralatan kantor, tapi Alhamdulillah Allah selalu memberi petunjuk bagaimana cara mengatasinya.
Kondisi tersebut diatas meskipun tidak sama tapi mirip-miriplah pernah bahkan sering kualami ketika menjadi guru di sekolah, waktu itu di tahun 90-an aku mengajar di Mts yang dikelola oleh Yayasan keluargaku, ceritanya aku dapat tugas mengajar PMP (Pendidikan Moral Pancasila) mata pelajaran yang tidak sesuai dengan kompetensiku tapi dengan berbekal semangat, kepercayaan diri dan segudang buku referensi aku laksanakan dengan senang hati. Agar KBM tak kering aku sering skenariokan tanya jawab dan diskusi, disaat itulah sering muncul pertanyaan dari murid-muridku dan di situasi inilah kadang pertanyaan yang diajukan aku belum tau jawabnya tapi jawaban itu selalu muncul di kepala tanpa kuketahui dari referensi mana pernah kubaca.
Aku bisa dengan lancarnya menjawab pertanyaan-pertanyaan siswaku dengan jawaban yang berlanjut ada di kepalaku, wow … ternyata jawaban spontan itu setelah kucek di referensi setelah selesai mengajar semuanya benar. Itulah yang diberikan Allah sebagai penolong agar aku dapat menjadi guru yang baik, sampai sekarang aku masih sering merasa takjub dengan kebaikan Allah tersebut dan hikmah yang dapat diambil dari kejadian ini adalah apabila kita mengerjakan sesuatu dengan ikhlas bukan mengharap materi dan pujian semata maka Allah akan selalu menolong dengan kuasanya.
Ah …. pagi-pagi aku sudah berceloteh, mudah-mudahan celoteh yang bisa memberi manfaat minimal buatku, Aamiin.

2 thoughts on “Satu Hikmah dari dua waktu berbeda

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s