Malam tanpa mimpi

Senjaku temaram dan basah di bulan Januari
tak kulihat semburat jingga di langit senja
terhapus hujan dan datangnya gelap bersama malam
ku tak berharap bulan pun bintang menyinari
karena harapku masih pada mimpi-mimpi di tidurku
yang tak kunjung hadir sampai di sepertiga malamku
ketika kubersujud memuji dan memohon padaNya
subuh menjelang mimpi benar-benar tak datang
saat mentari muncul di ufuk timur
kusambut ia dengan lelahku,
dengan tanyaku ….
bila mimpi tak kudapat akankah nyata yang menjelma?
atau nyata itu bersahabat dengan mimpi?
takkan pernah mendatangiku?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s