Jangan menjadi rayap di bangunan yang kokoh, dicopas dari Ummi online.

”Merusak hubungan istri dengan suaminya, tidak hanya dalam bentuk memotivasi dia untuk menggugat cerai. Bahkan semata upaya memberikan empati, belas kasihan, berbagi rasa, dan segala sebab yang membuat si wanita menjadi jatuh cinta kepadamu, merupakan bentuk merusak (keluarga) yang serius, dan usaha paling licik yang mungkin bisa dilakukan seseorang.” (Fatwa Islam, no. 84849)

Saya kutip bagian kecilnya untuk menjadi pencerah bagi kita semua dan silahkan membaca selengkapnya di tulisan aslinya.  jangan menjadi Rayap di bangunan milik orang lain tapi jadilah Semut yang  bersusah payah mengumpulkan daun-daun yang berserakan di tanah untuk membangun sarangnya. Atau jadilah Buldozer yang membersihkan puing -puing bangunan sampai menjadi lahan kosong yang siap didirikan bangunan yang kokoh dan indah.

Semoga bermanfaat dan menambah timbangan kebaikan saya untuk mengurangi beratnya timbangan keburukan dan dosa saya sebagai manusia yang bodoh dan lemah. Mari kita baca.

Jika Menyukai Istri Orang Lain, Perhatikan 3 Hal Ini!💡

”Siapa yang merusak hubungan seorang wanita dengan suaminya maka dia bukan bagian dariku.” (HR. Ahmad 9157 dan dishahihkan syaikh Syuaib al-Arnauth)

Sahabat, pria yang menyukai istri orang lain merupakan masalah yang lebih besar daripada seorang wanita yang menyukai suami orang lain. Bagaimana pun dalam Islam dikenal pernikahan poligami tapi tak ada poliandri.

Oleh sebab itu ada hal-hal yang perlu diperhatikan jika ada seorang pria yang mengganggu kehidupan pernikahan seorang wanita, berikut 3 di antaranya:

1. Jangan menjadi PHP!
Sadari bahwa wanita suka diperhatikan dan sangat mudah jatuh cinta, maka janganlah mencoba-coba bermain dengan hati istri orang apalagi menjadi PHP buatnya.

”Merusak hubungan istri dengan suaminya, tidak hanya dalam bentuk memotivasi dia untuk menggugat cerai. Bahkan semata upaya memberikan empati, belas kasihan, berbagi rasa, dan segala sebab yang membuat si wanita menjadi jatuh cinta kepadamu, merupakan bentuk merusak (keluarga) yang serius, dan usaha paling licik yang mungkin bisa dilakukan seseorang.” (Fatwa Islam, no. 84849)

2. Jangan menjadi tempat curhat istri orang!
Janganlah bersedia menjadi tempat curhat rumahtangga orang lain. Arahkan untuk curhat pada wanita lain saja daripada nantinya Anda akan terpengaruh, menaruh iba pada kehidupan rumah tangganya, dan lama-lama jatuh hati.

Banyak kasus jatuh hati diawali dari curhat, bahkan sekedar curhat di sosmed sekalipun. Maka perhatikan baik-baik mengenai hal ini dan jangan sampai tergoda mengizinkan diri untuk melakukannya!

3. Dekatkan diri pada Allah!
Allah adalah pemilik hati, sangat penting mendekatkan diri padaNya dan mengadukan segala hal padaNya, termasuk mengenai perasaan terlarang yang bisa menjerumuskan pada dosa besar ini.

Lakukan banyak hal untuk mengalihkan perhatian dari hal tersebut, perkuat dengan shalat istikharah dan perbanyak dzikir, insya Allah ujian ini bisa Anda lewati. (Ummi-online)

Posted from WordPress for Android

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s